Singkat: Dalam video ini, kami mendemonstrasikan Mesin Terapi Gelombang Kejut Perawatan ED Pereda Nyeri 8Bar 2 Juta Tembakan yang serbaguna. Anda akan melihat bagaimana perangkat pneumatik dan elektromagnetik 2-in-1 ini digunakan untuk manajemen nyeri, rehabilitasi, dan perawatan estetika. Pantau terus saat kami menyoroti fitur terpenting dan hasil penggunaan nyata.
Fitur Produk terkait:
Menggabungkan teknologi gelombang kejut pneumatik dan elektromagnetik dalam satu perangkat untuk opsi perawatan serbaguna.
Menghasilkan hingga 2 juta suntikan gelombang kejut dengan penetrasi jaringan dalam 4-6 cm untuk terapi yang efektif.
Dilengkapi 14 probe yang dapat dipertukarkan (7 pneumatik dan 7 elektromagnetik) untuk berbagai area perawatan.
Dilengkapi dengan layar sentuh LED definisi tinggi 12,1 inci dan layar pegangan 2,4 inci untuk pengoperasian yang mudah.
Memberikan tingkat energi yang dapat disesuaikan dengan tekanan pneumatik dari 3,5 hingga 8 Bar dan energi elektromagnetik dari 50 hingga 200 mj.
Mendukung berbagai fungsi termasuk menghilangkan rasa sakit, pemulihan cedera olahraga, pengurangan selulit, dan pengobatan DE.
Cocok digunakan di rumah sakit, klinik, pusat rehabilitasi, dan fasilitas estetika.
Menawarkan terapi non-bedah dengan pereda nyeri cepat dan pemulihan mobilitas tanpa obat pereda nyeri.
Pertanyaan:
Apa perbedaan antara gelombang kejut pneumatik dan elektromagnetik?
Gelombang kejut pneumatik umumnya digunakan untuk perawatan yang lebih dangkal, sedangkan gelombang kejut elektromagnetik menembus lebih dalam ke dalam jaringan, sehingga cocok untuk aplikasi terapeutik yang berbeda.
Siapa yang harus menghindari terapi gelombang kejut?
Terapi gelombang kejut harus dihindari oleh orang hamil, orang yang menggunakan alat pacu jantung, orang yang memakai obat pengencer darah, dan orang dengan hipersensitivitas atau neuropati di area perawatan.
Apa yang tidak boleh Anda lakukan setelah perawatan gelombang kejut?
Anda sebaiknya menghindari olahraga berdampak tinggi seperti berlari atau bermain tenis selama 48 jam pertama setelah perawatan untuk memastikan pemulihan dan hasil yang optimal.